
Persib Bandung menunjukkan mental juaranya saat menjamu Dewa United pada lanjutan BRI Super League 2026/27. Tertinggal dua gol lebih dulu, Pangeran Biru mampu paksakan hasil imbang. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (11/10), Persib dan Dewa United bermain imbang 2-2. Duel kedua tim berjalan sengit dan menarik. berstatus tuan rumah, Persib mencoba mendominasi permainan sejak awal laga. Adam Alis sempat memberikan ancaman lewat tendangan jarak jauh meski masih mampu diamankan Sonny Stevens. Dewa United justru mampu mencuri gol pada menit ke-23. Egy Maulana Vikri mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan bola liar di kotak penalti lawan. Jelang babak pertama usai, Dewa United menggandakan keunggulan melalui Noah Sadaoui. Skor 0-2 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga jeda. Persib menunjukkan mental juaranya pada babak kedua. Masuknya Marc Klok dan Berguinho mengubah arah pertandingan. Balsa Sekulic memangkas ketertinggalan Persib pada menit ke-50. Tembakan mendatarnya meneruskan umpan Mariano Peralta hanya membuat Sonny Stevens terpaku. Empat menit berselang, Klok membuat kedudukan seimbang melalui tembakan jarak jauh. Sonny Stevens lagi–lagi hanya bergeming melihat bola bersarang di gawangnya. Di sisa waktu, Persib berusaha menyempurnakan comeback-nya dengan mencetak gol kemenangan. Berguinho dan Peralta sempat mendapatkan peluang meski belum cukup untuk membobol gawang Dewa United. Skor imbang 2-2 akhirnya bertahan hingga laga usai. Tambahan satu poin membuat Persib tertahan di papan tengah, sedangkan Dewa United gagal merebut puncak klasemen sementara dari tangan Persija.








Langkah progresif dalam menciptakan atmosfer sepakbola yang aman terus diupayakan oleh Polresta Bandung. Menjelang laga sengit antara Persib melawan Dewa United di Stadion Si Jalak Harupat pada Minggu, 11 Oktober 2026, Kapolresta Bandung Kombes Pol. Tri Suhartanto secara resmi meluncurkan Satuan Tugas (Satgas) Bobotoh. Pembentukan Satgas Bobotoh ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah terobosan strategis untuk membangun iklim positif di lingkungan pertandingan kandang Persib, khususnya yang digelar di wilayah hukum Polresta Bandung. Langkah ini diharapkan mampu merangkul seluruh elemen pendukung agar dapat bersinergi menjaga ketertiban umum. Dalam pelaksanaannya, Satgas Bobotoh mengikutsertakan para perwakilan dari berbagai komunitas suporter besar Persib. Elemen pendukung seperti Viking Persib Club, The Bombs, hingga Bomber melebur menjadi satu wadah guna mengawal jalannya pertandingan agar berjalan aman, tertib, dan bisa dinikmati berbagai kalangan. Tri Suhartanto menegaskan esensi dari mendukung klub kesayangan tidak hanya sebatas memberikan sorakan semangat dari atas tribun penonton. Menurutnya, suporter juga memiliki peran krusial dalam menjaga nama baik tim serta memelihara pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di luar lapangan. “Baik, seperti yang kita ketahui bahwa dukungan suporter ya kepada kesebelasan dukungan kita ya itu bukan hanya di dalam tribun ya, menyanyikan atau mendukung menyanyi gitu, tapi harus bisa menjadi dukungan dengan menjaga nama baik di luar, menjaga harkamtibmas menjadi tuan rumah yang baik,” ungkap Tri Suhartanto. Tri juga mengingatkan agar tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab tidak sampai merugikan klub kesayangan. Pelanggaran kecil sekalipun berpotensi mendatangkan sanksi berupa denda finansial bagi Persib. Oleh sebab itu, kesadaran bersama menjadi kunci utama untuk mengubah stigma negatif sepak bola yang kerap diidentikkan dengan kerusuhan. “Jangan sampai hanya gara-gara kesalahan seseorang, akhirnya yang didenda itu adalah kesebelasan dukungannya. Jadi, kita harus sama-sama mendukung, kita ciptakan bahwa yang namanya pertandingan sepak bola adalah pertandingan yang enak untuk disaksikan, yang nyaman untuk dilihat, yang aman untuk datang ke tempat atau ke stadion,” terangnya. Lebih lanjut, Tri mengimbau agar seluruh suporter bisa mengikis perbedaan pandangan maupun sekat-sekat kelompok. Sepak bola sejatinya harus menjadi sarana hiburan yang dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat, termasuk anak-anak dan keluarga, tanpa dibayangi rasa takut atau cemas akan potensi kerusuhan. “Kita buktikan dan kita ciptakan bahwa para pendukung khususnya satgas bobotoh ini bisa membuktikan bahwa hal itu tidak seperti itu, bahwa kita adalah tuan rumah yang baik, bahwa kita adalah bobotoh yang sangat baik, bahwa kita adalah pendukung yang bisa sama-sama menjaga harkamtibmas, insyaallah,” jelas Tri. Melalui Satgas Bobotoh, proses persuasif dan penegakan ketertiban di tribun diharapkan dapat berjalan lebih humanis. Anggota satgas yang berasal dari kalangan Bobotoh sendiri akan bertindak sebagai pengingat awal bagi rekan-rekan mereka yang berpotensi melakukan tindakan provokatif atau melanggar aturan. “Jadi, kita butuh dukungan dari semuanya, apabila masih ada bobotoh-bobotoh yang nantinya ingin melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, ini dari rekan-rekan ya dari Viking, dari Bobotoh, dari Boboko ya, kemudian dari Bomber, yang akan menyampaikan setidak-tidaknya menegur kepada mereka supaya mereka tidak melakukan hal itu. Apabila ternyata tidak bisa ditegur, nanti mereka akan menyampaikan kepada kita,” tegasnya. Hadirnya satgas internal ini juga menjadi solusi atas batasan operasional personel keamanan resmi di lapangan. Mengingat regulasi keselamatan stadion yang membatasi pergerakan aparat bersenjata di dalam area tribun, Satgas Bobotoh memegang peranan vital sebagai garda terdepan dalam meredam potensi konflik dan mencegah pelanggaran regulasi. “Nah, makanya kita perlu dukungan dari semuanya. Tugas pengamanan ini bukan hanya bisa dilakukan oleh Polri sendiri ya, apa Polri atau TNI sendiri, tapi perlu dukungan dari semua masyarakat. Maka itulah sesuai dengan tagline Bapak Kapolri, ‘Polri Bersama Masyarakat’,” pungkas Tri.

Gelaran Minisoccer Super League (MSL) Series 5 resmi dimulai. Kompetisi ini menghadirkan empat agenda ajang unjuk gigi yang melibatkan berbagai klub minisoccer dari berbagai divisi. MSL Series 5 resmi mulai bergulir di Brilian Stadium, Jakarta, Minggu (11/10). Memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, ada empat kategori kompetisi yang diputar. Kompetisi yang dimaksud yaitu MSL Liga 1, CSL Divisi 2, Kualifikasi Liga 2, serta Piala MSL Nasional Series. Seluruh rangkaian pertandingan dijadwalkan berlangsung hingga 29 November mendatang. Peta persaingan kompetisi kali ini terbagi secara ketat di setiap kategorinya. MSL Liga 1 diikuti oleh 10 klub, sedangkan CSL Divisi 2 melibatkan tujuh klub. Adapun Kualifikasi Liga 2 dan Piala MSL Nasional Series masing-masing diikuti oleh 16 klub, di mana kategori terakhir memperebutkan Piala Menkopolkam. Guna memperluas jangkauan informasi dan pemirsa, pihak penyelenggara menggandeng Sport77 serta Garuda TV sebagai mitra penyiaran resmi. Langkah ini diharapkan dapat makin mengenalkan ajang tujuh lawan tujuh tersebut ke masyarakat luas. Presiden MSL, Oki Rengga, berharap kualitas kompetisi ini semakin bertambah dari tahun ke tahun. Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban selama gelaran berlangsung serta mengancam sanksi keras bagi yang melanggar. “MSL ini bahkan sudah berjalan selama tiga tahun. Mudah-mudahan kita bisa makin tumbuh, makin banyak orang tahu, klub yang ikut juga makin banyak nantinya supaya makin berkembang kompetisinya,” kata Oki dalam konferensi pers pembukaan. Dari sisi kualitas, Sekretaris Jenderal Indonesia Football 7 Federation (IF7F), Lutpi Ginanjar, menyatakan persiapan seri ke-5 dilakukan lebih matang, termasuk peningkatan kualitas perangkat pertandingan lewat pelatihan berlisensi FIF7 hingga tes IQ. “Jadi, penyelenggaraan memang lebih matang. Kita juga lebih guyub dengan para tim, mematangkan segala aspek yang menjadi evaluasi di series sebelumnya. Itu sudah jauh lebih proper,” ungkap Lutpi.

Eks Timnas Indonesia, Sergio Van Dijk beri pandangan soal kemenangan beruntun yang diraih Persib dalam beberapa pertandingan terakhir. Sergio Van Dijk menyebut, tren positif ini memberi dampak besar bagi skuad Persib dalam menghadapi Dewa United. Sergio Van Dijk menjelaskan, dampak besar yang terlihat ialah meningkatnya level percaya diri para pemain untuk terus meraih hasil maksimal di laga-laga berikutnya. Situasi ini tentu sangat menguntungkan karena Persib memiliki target tinggi di kompetisi domestik musim ini. “Mereka pasti menang, tapi saya tidak tahu apakah pemain-pemain sudah capek atau enggak. Tapi dengan kepercayaan diri, mereka pasti bisa dapat hasil yang maksimal.” buka Sergio Van Dijk. Sergio Van Dijk menilai, permainan Persib di laga terakhirnya kontra Port FC memang cukup menarik. Ia pun mengapresiasi ketahanan fisik dan daya juang Persib yang mampu bangkit serta mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir pertandingan. “Ya, itu bagus sekali dan pasti semua pemain yang ikut Persib punya kepercayaan diri karena sering menang. Dan apalagi kemarin saya lihat lawan Thailand (Port FC) babak pertama saya lihat juga, saya nonton-nonton juga,” “Saya sedikit khawatir bisa kalah, tapi kekuatan fisik ada di akhir pertandingan, tetap bisa main bagus dan cetak gol. Ya, akhirnya itu yang paling dalam sepak bola, cetak lebih banyak gol daripada lawan.” tambahnya. Disinggung perbedaan lini depan Persib saat ini dan di eranya, Sergio Van Dijk menyebut ada banyak perubaham. Dari segi permainan, lini depan Persib saat ini berbeda dibanding sebelumnya, karena sebelumnya, Persib terlalu sering mengandalkan kemampuan individu penyerang. Sedangkan Persib saat ini mengandalkan transisi cepat untuk menerapkan skema serangan balik. Strategi ini, juga terlihat lebij menjanjikan dengan pemain-pemain eksplosivitas tinggi serta penyelesaian akhir yang efektif sebagai senjata utama. “Ya, sekarang style permainan beda. Waktu saya main, saya lebih main seperti striker murni. Kalau lihat pertandingan terakhir, banyak gol yang di skor lewat counter attack. Ada pemain yang cukup bisa lari kencang dan finishing cukup bagus juga. Menurut saya itu adalah senjata Persib.” tutupnya.

Persija Jakarta sukses berpesta gol saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta pada lanjutan BRI Super League 2026/27. Stjepan Loncar yang tampil gemilang mengungkapkan resepnya. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Sabtu (10/10), Persija mampu mengalahkan PSIM dengan skor telak 4-0. Semua gol tercipta pada babak kedua. Persija memang sempat kesulitan membongkar pertahanan PSIM pada babak pertama. Tuan rumah memilih merapatkan pertahanannya daripada keluar menyerang. Usaha Persija baru membuahkan hasil saat laga memasuki menit ke-77 lewat sontekan Alexander Jeremejeff. Setelah itu, PSIM mulai keluar menyerang dan meninggalkan banyak ruang di lini pertahanan. Persija memanfaatkan situasi itu dengan maksimal. Stjepan Loncar mampu mencatatkan brace dan disempurnakan oleh Kwon Chang-hoon. Stjepan Loncar menyebut kemenangan ini diraih lewat persiapan matang. Shin Tae-yong selaku pelatih Persija sudah menyiapkan taktik untuk mengalahkan PSIM. “Pertandingan yang sangat, sangat sulit, tetapi kami melakukan semua hal yang telah kami bicarakan dengan pelatih kami. Sepanjang minggu kami berlatih sangat keras untuk kemenangan besar dan kami sangat senang dengan kemenangan ini,” kata Stjepan Loncar usai laga. “Kami harus terus melangkah dengan cara kami.” Hasil kontra PSIM membuat Persija menyapu bersih empat laga perdana dengan kemenangan. Puncak klasemen pun kini menjadi milik Rizky Ridho dan kawan-kawan.

Persib Bandung menunjukkan mental juaranya saat menjamu Dewa United pada lanjutan BRI Super League 2026/27. Tertinggal dua gol lebih dulu, Pangeran Biru mampu paksakan hasil imbang. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (11/10), Persib dan Dewa United bermain imbang 2-2. Duel kedua tim berjalan sengit dan menarik. berstatus tuan rumah, Persib mencoba mendominasi permainan sejak awal laga. Adam Alis sempat memberikan ancaman lewat tendangan jarak jauh meski masih mampu diamankan Sonny Stevens. Dewa United justru mampu mencuri gol pada menit ke-23. Egy Maulana Vikri mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan bola liar di kotak penalti lawan. Jelang babak pertama usai, Dewa United menggandakan keunggulan melalui Noah Sadaoui. Skor 0-2 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga jeda. Persib menunjukkan mental juaranya pada babak kedua. Masuknya Marc Klok dan Berguinho mengubah arah pertandingan. Balsa Sekulic memangkas ketertinggalan Persib pada menit ke-50. Tembakan mendatarnya meneruskan umpan Mariano Peralta hanya membuat Sonny Stevens terpaku. Empat menit berselang, Klok membuat kedudukan seimbang melalui tembakan jarak jauh. Sonny Stevens lagi–lagi hanya bergeming melihat bola bersarang di gawangnya. Di sisa waktu, Persib berusaha menyempurnakan comeback-nya dengan mencetak gol kemenangan. Berguinho dan Peralta sempat mendapatkan peluang meski belum cukup untuk membobol gawang Dewa United. Skor imbang 2-2 akhirnya bertahan hingga laga usai. Tambahan satu poin membuat Persib tertahan di papan tengah, sedangkan Dewa United gagal merebut puncak klasemen sementara dari tangan Persija.








Langkah progresif dalam menciptakan atmosfer sepakbola yang aman terus diupayakan oleh Polresta Bandung. Menjelang laga sengit antara Persib melawan Dewa United di Stadion Si Jalak Harupat pada Minggu, 11 Oktober 2026, Kapolresta Bandung Kombes Pol. Tri Suhartanto secara resmi meluncurkan Satuan Tugas (Satgas) Bobotoh. Pembentukan Satgas Bobotoh ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah terobosan strategis untuk membangun iklim positif di lingkungan pertandingan kandang Persib, khususnya yang digelar di wilayah hukum Polresta Bandung. Langkah ini diharapkan mampu merangkul seluruh elemen pendukung agar dapat bersinergi menjaga ketertiban umum. Dalam pelaksanaannya, Satgas Bobotoh mengikutsertakan para perwakilan dari berbagai komunitas suporter besar Persib. Elemen pendukung seperti Viking Persib Club, The Bombs, hingga Bomber melebur menjadi satu wadah guna mengawal jalannya pertandingan agar berjalan aman, tertib, dan bisa dinikmati berbagai kalangan. Tri Suhartanto menegaskan esensi dari mendukung klub kesayangan tidak hanya sebatas memberikan sorakan semangat dari atas tribun penonton. Menurutnya, suporter juga memiliki peran krusial dalam menjaga nama baik tim serta memelihara pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di luar lapangan. “Baik, seperti yang kita ketahui bahwa dukungan suporter ya kepada kesebelasan dukungan kita ya itu bukan hanya di dalam tribun ya, menyanyikan atau mendukung menyanyi gitu, tapi harus bisa menjadi dukungan dengan menjaga nama baik di luar, menjaga harkamtibmas menjadi tuan rumah yang baik,” ungkap Tri Suhartanto. Tri juga mengingatkan agar tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab tidak sampai merugikan klub kesayangan. Pelanggaran kecil sekalipun berpotensi mendatangkan sanksi berupa denda finansial bagi Persib. Oleh sebab itu, kesadaran bersama menjadi kunci utama untuk mengubah stigma negatif sepak bola yang kerap diidentikkan dengan kerusuhan. “Jangan sampai hanya gara-gara kesalahan seseorang, akhirnya yang didenda itu adalah kesebelasan dukungannya. Jadi, kita harus sama-sama mendukung, kita ciptakan bahwa yang namanya pertandingan sepak bola adalah pertandingan yang enak untuk disaksikan, yang nyaman untuk dilihat, yang aman untuk datang ke tempat atau ke stadion,” terangnya. Lebih lanjut, Tri mengimbau agar seluruh suporter bisa mengikis perbedaan pandangan maupun sekat-sekat kelompok. Sepak bola sejatinya harus menjadi sarana hiburan yang dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat, termasuk anak-anak dan keluarga, tanpa dibayangi rasa takut atau cemas akan potensi kerusuhan. “Kita buktikan dan kita ciptakan bahwa para pendukung khususnya satgas bobotoh ini bisa membuktikan bahwa hal itu tidak seperti itu, bahwa kita adalah tuan rumah yang baik, bahwa kita adalah bobotoh yang sangat baik, bahwa kita adalah pendukung yang bisa sama-sama menjaga harkamtibmas, insyaallah,” jelas Tri. Melalui Satgas Bobotoh, proses persuasif dan penegakan ketertiban di tribun diharapkan dapat berjalan lebih humanis. Anggota satgas yang berasal dari kalangan Bobotoh sendiri akan bertindak sebagai pengingat awal bagi rekan-rekan mereka yang berpotensi melakukan tindakan provokatif atau melanggar aturan. “Jadi, kita butuh dukungan dari semuanya, apabila masih ada bobotoh-bobotoh yang nantinya ingin melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, ini dari rekan-rekan ya dari Viking, dari Bobotoh, dari Boboko ya, kemudian dari Bomber, yang akan menyampaikan setidak-tidaknya menegur kepada mereka supaya mereka tidak melakukan hal itu. Apabila ternyata tidak bisa ditegur, nanti mereka akan menyampaikan kepada kita,” tegasnya. Hadirnya satgas internal ini juga menjadi solusi atas batasan operasional personel keamanan resmi di lapangan. Mengingat regulasi keselamatan stadion yang membatasi pergerakan aparat bersenjata di dalam area tribun, Satgas Bobotoh memegang peranan vital sebagai garda terdepan dalam meredam potensi konflik dan mencegah pelanggaran regulasi. “Nah, makanya kita perlu dukungan dari semuanya. Tugas pengamanan ini bukan hanya bisa dilakukan oleh Polri sendiri ya, apa Polri atau TNI sendiri, tapi perlu dukungan dari semua masyarakat. Maka itulah sesuai dengan tagline Bapak Kapolri, ‘Polri Bersama Masyarakat’,” pungkas Tri.

Gelaran Minisoccer Super League (MSL) Series 5 resmi dimulai. Kompetisi ini menghadirkan empat agenda ajang unjuk gigi yang melibatkan berbagai klub minisoccer dari berbagai divisi. MSL Series 5 resmi mulai bergulir di Brilian Stadium, Jakarta, Minggu (11/10). Memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, ada empat kategori kompetisi yang diputar. Kompetisi yang dimaksud yaitu MSL Liga 1, CSL Divisi 2, Kualifikasi Liga 2, serta Piala MSL Nasional Series. Seluruh rangkaian pertandingan dijadwalkan berlangsung hingga 29 November mendatang. Peta persaingan kompetisi kali ini terbagi secara ketat di setiap kategorinya. MSL Liga 1 diikuti oleh 10 klub, sedangkan CSL Divisi 2 melibatkan tujuh klub. Adapun Kualifikasi Liga 2 dan Piala MSL Nasional Series masing-masing diikuti oleh 16 klub, di mana kategori terakhir memperebutkan Piala Menkopolkam. Guna memperluas jangkauan informasi dan pemirsa, pihak penyelenggara menggandeng Sport77 serta Garuda TV sebagai mitra penyiaran resmi. Langkah ini diharapkan dapat makin mengenalkan ajang tujuh lawan tujuh tersebut ke masyarakat luas. Presiden MSL, Oki Rengga, berharap kualitas kompetisi ini semakin bertambah dari tahun ke tahun. Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban selama gelaran berlangsung serta mengancam sanksi keras bagi yang melanggar. “MSL ini bahkan sudah berjalan selama tiga tahun. Mudah-mudahan kita bisa makin tumbuh, makin banyak orang tahu, klub yang ikut juga makin banyak nantinya supaya makin berkembang kompetisinya,” kata Oki dalam konferensi pers pembukaan. Dari sisi kualitas, Sekretaris Jenderal Indonesia Football 7 Federation (IF7F), Lutpi Ginanjar, menyatakan persiapan seri ke-5 dilakukan lebih matang, termasuk peningkatan kualitas perangkat pertandingan lewat pelatihan berlisensi FIF7 hingga tes IQ. “Jadi, penyelenggaraan memang lebih matang. Kita juga lebih guyub dengan para tim, mematangkan segala aspek yang menjadi evaluasi di series sebelumnya. Itu sudah jauh lebih proper,” ungkap Lutpi.

Eks Timnas Indonesia, Sergio Van Dijk beri pandangan soal kemenangan beruntun yang diraih Persib dalam beberapa pertandingan terakhir. Sergio Van Dijk menyebut, tren positif ini memberi dampak besar bagi skuad Persib dalam menghadapi Dewa United. Sergio Van Dijk menjelaskan, dampak besar yang terlihat ialah meningkatnya level percaya diri para pemain untuk terus meraih hasil maksimal di laga-laga berikutnya. Situasi ini tentu sangat menguntungkan karena Persib memiliki target tinggi di kompetisi domestik musim ini. “Mereka pasti menang, tapi saya tidak tahu apakah pemain-pemain sudah capek atau enggak. Tapi dengan kepercayaan diri, mereka pasti bisa dapat hasil yang maksimal.” buka Sergio Van Dijk. Sergio Van Dijk menilai, permainan Persib di laga terakhirnya kontra Port FC memang cukup menarik. Ia pun mengapresiasi ketahanan fisik dan daya juang Persib yang mampu bangkit serta mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir pertandingan. “Ya, itu bagus sekali dan pasti semua pemain yang ikut Persib punya kepercayaan diri karena sering menang. Dan apalagi kemarin saya lihat lawan Thailand (Port FC) babak pertama saya lihat juga, saya nonton-nonton juga,” “Saya sedikit khawatir bisa kalah, tapi kekuatan fisik ada di akhir pertandingan, tetap bisa main bagus dan cetak gol. Ya, akhirnya itu yang paling dalam sepak bola, cetak lebih banyak gol daripada lawan.” tambahnya. Disinggung perbedaan lini depan Persib saat ini dan di eranya, Sergio Van Dijk menyebut ada banyak perubaham. Dari segi permainan, lini depan Persib saat ini berbeda dibanding sebelumnya, karena sebelumnya, Persib terlalu sering mengandalkan kemampuan individu penyerang. Sedangkan Persib saat ini mengandalkan transisi cepat untuk menerapkan skema serangan balik. Strategi ini, juga terlihat lebij menjanjikan dengan pemain-pemain eksplosivitas tinggi serta penyelesaian akhir yang efektif sebagai senjata utama. “Ya, sekarang style permainan beda. Waktu saya main, saya lebih main seperti striker murni. Kalau lihat pertandingan terakhir, banyak gol yang di skor lewat counter attack. Ada pemain yang cukup bisa lari kencang dan finishing cukup bagus juga. Menurut saya itu adalah senjata Persib.” tutupnya.

Persija Jakarta sukses berpesta gol saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta pada lanjutan BRI Super League 2026/27. Stjepan Loncar yang tampil gemilang mengungkapkan resepnya. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Sabtu (10/10), Persija mampu mengalahkan PSIM dengan skor telak 4-0. Semua gol tercipta pada babak kedua. Persija memang sempat kesulitan membongkar pertahanan PSIM pada babak pertama. Tuan rumah memilih merapatkan pertahanannya daripada keluar menyerang. Usaha Persija baru membuahkan hasil saat laga memasuki menit ke-77 lewat sontekan Alexander Jeremejeff. Setelah itu, PSIM mulai keluar menyerang dan meninggalkan banyak ruang di lini pertahanan. Persija memanfaatkan situasi itu dengan maksimal. Stjepan Loncar mampu mencatatkan brace dan disempurnakan oleh Kwon Chang-hoon. Stjepan Loncar menyebut kemenangan ini diraih lewat persiapan matang. Shin Tae-yong selaku pelatih Persija sudah menyiapkan taktik untuk mengalahkan PSIM. “Pertandingan yang sangat, sangat sulit, tetapi kami melakukan semua hal yang telah kami bicarakan dengan pelatih kami. Sepanjang minggu kami berlatih sangat keras untuk kemenangan besar dan kami sangat senang dengan kemenangan ini,” kata Stjepan Loncar usai laga. “Kami harus terus melangkah dengan cara kami.” Hasil kontra PSIM membuat Persija menyapu bersih empat laga perdana dengan kemenangan. Puncak klasemen pun kini menjadi milik Rizky Ridho dan kawan-kawan.
Simpan pengaturan Anda dan akses di perangkat apa pun dengan masuk menggunakan akun sosial media.
Apakah kamu yakin ingin menghapus akunmu?
Tindakan ini akan menghapus akun dan seluruh datamu secara permanen, termasuk liga, tim, dan pemain yang kamu ikuti, beserta pengaturanmu. Tindakan ini tidak dapat dibatalkan.